Jajak Pendapat
bagaimana pendapat anda tentang website resmi Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar
Twitter
Facebook
Baca Berita

Raker Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Pemilu Serentak 2019

Oleh : kpudps | 21 Desember 2017 | Dibaca : 816 Pengunjung

KPU Kota Denpasar melaksankan rapat kerja penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi pemilihan umum serentak 2019 pada Hari Rabu 20 Desember 2017 bertempat di Ruang Pertemuan Lantai III Kantor KPU Kota Denpasar. Raker ini dihadri oleh para undangan dari Partai Politik, Instasi terkait, Panwaslih Kota Denpasar, serta Para Akademisi dari perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Kota Denpasar.

Acara dimulai pada pukul 10.00 Wita sampai dengan pukul 12.00 Wita diikuti antusias oleh para peserta.

Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Darmawan dalam kata sambutannya mengatakan bahwa acara raker ini sebagai wahana untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak berkaitan dengan rancangan penataan dapil dan alokasi kursi sebelum ditetapkan nanti.

Dr. I Wayan Jondra Komisioner KPU Propinsi Bali mewakili Ketua KPU Propinsi Bali memberi kata sambutan dengan memberikan gambaran prinsip-priinsip penentuan dapil dan alokasi kursi yang berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemiihan umum.

Sesi pemaparan materi raker disampaikan oleh I Wayan Arsa Jaya Komisioner KPU Kota Denpasar Divisi Teknis yang akrab dipanggil Arsa. Dalam pemaparannya Arsa menyampaikan metodelogi penetapan dapil dan alokasi kursi sesuai dengan Undang-Undang Pemilu. Tata cara penghitungan sesuai dengan DAK2 terakhir diperoleh pembagian dapil Kota Denpaar terdiri dari 5 Dapil sama dengan pemilu 2014. Namun dalam alokasi kursi per dapil ada perubahan jumlah kursi yaitu untuk dapil 3 Kecamatan Denut menjadi 12 kursi dan Dapil 4 Kecamatan Dentim menjadi 8 kursi dari 45 kursi keseluruhan untuk DPRD Kota Denpasar karena dinamika perubahan jumlah penduduk dimasing-masing kecamatan.

Saat diberikan kesempatan pada sesi tanya-jawab sebagian besar menayakan data kependudukan dan fenomena dinamika pertumbuhan penduduk di Kota Denpasar. Arsa mengungkapkan bahwa raker ini bertujuan untuk memperoleh Daftar Inventaris Masalah (DIM) dalam penataan dapil dan alokasi kursi ini yang nanti akan ditindaklanjuti dalam Raker berikutnya. Semoga acara raker ini dapat memberi gambaran awal lebih awal terutama bagi partai politik menentukan langkah menyongsong pemilu 2019 pungkas Arsa mengakhiri paparannya.


Oleh : kpudps | 21 Desember 2017 | Dibaca : 816 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :